Tampilkan postingan dengan label pembalap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pembalap. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 September 2009

Tips Memegang Kemudi

Kemampuan untuk mengendalikan kemudi dengan “TEPAT” pada kecepatan yang tinggi dan untuk waktu yang lama adalah salah satu unsur penting bagi seorang pembalap untuk mencapai kemenangannya. Tentu saja, setiap pengemudi tahu tentang mengemudi. Tapi lain halnya jika sudah mengemudi dengan kecepatan tinggi. Pada kecepatan yang sangat tinggi, kemudi menjadi sangat sensitif. Oleh karena itu banyak mobil balap yang tidak memakai Power Steering agar kemudi tidak terlalu sensitif. Jadi pembalap sering merasakan kelelahan karena kemudi yang berat.

Posisi badan sangat menentukan dalam mengemudi. Banyak pengemudi yang mengabaikan posisi badan yang benar, karena mereka mungkin belum tahu efeknya. Banyak yang duduk terlalu dekat dengan lingkar kemudi, dengan alasan agar kaki mereka bisa menginjak pedal. Dengan posisi yang terlalu dekat seperti ini, posisi tangan akan tertekuk dalam, bahkan siku cenderung nempel sama badan. Dengan posisi ini, bisa dikatakan mustahil bisa memainkan kemudi dengan “HALUS” dan “TEPAT”. Padahal kehalusan dan ketepatan dalam mengemudi mobil balap adalah keharusan. Mengemudikan mobil balap dengan cara kasar seperti mobil biasa akan berakibat “FATAL”

Posisi yang yang tepat dalam mengemudi adalah, badan harus rileks, jangan terlalu tegak, jangan terlalu dekat juga jangan terlalu jauh “seperti anak anak gaul kalo lagi setir mobil”. Lengan harus dapat bergerak dengan bebas, terhindar dari nyangkut di badan, namun diusahakan bahu jangan ikut ikut bergerak. Biasanya pangkal lengan terhadap badan adalah 45 derajat sedangkan lengan bawah dengan siku membentuk sudut 90 derajat.

Posisi tangan yang tepat biasanya berada pada arah posisi jam 10 dan jam 2. Dengan posisi seperti ini kemudi dapat kita kendalikan dengan mudah dan ringan, kedua tangan bisa salng bergantian memutar kemudi. Posisi lain yang nyaman adalah pada arah posisi jam 9 dan jam 3, dengan posisi ini tangan kita akan terasa lebih santai karena tangan tertahan oleh palang tengah kemudi. Posisi ini cocok untuk lintasan yang banyak tikungan, karena jarak main tangan akan lebih jauh dalam memutar setir. Tangan bisa memainkan kemudi dengan halus dan mengurangi kelelahan.

Semoga tulisan ini bisa berguna untuk meningkatkan kemampuan mengemudi Anda. Saya sih sudah mengalami. Dan ingat ! Jangan pernah memutar kemudi dengan kasar dan tiba tiba, sangat berbahaya, mobil bisa jadi liar dan tidak bisa dikendalikan.

Tips Jaga Stamina untuk Pembalap

Ini tulisan mengenai menjaga stamina pembalap. Seorang pembalap hampir sama seperti atlit-atlit olahraga yang lain. Jadi layaknya seorang atlit, pembalap juga harus menjaga staminanya, agar bisa selalu tampil maksimal.

Nah berikut ini adalah sedikit tips-tips dari para ahli balap. Seorang pembalap dituntut memiliki konsentrasi yang tinggi, oleh karena itu otak pembalap harus selalu dalam keadaan segar, istirahat yang cukup adalah saran yang paling jitu. Pembalap tetap harus berolahraga, namun jangan terlalu berat seperti angkat berat, yang penting cukup menjaga kebugaran tubuh, seperti jogging tiap pagi, peregangan tubuh, push up, scout jump untuk memperkuat otot otot tangan dan kaki. Khusus pembalap motorcross, harus memiliki otot tangan dan kaki yang lebih kuat. Disarankan untuk latihan berguling kedepan, kebelakang, dan samping, ini berguna untuk melatih kita agar tubuh lebih tahan terhadap gaya gravitasi yang meningkat pada saat menikung, berakslerasi dan mengerem.

Untuk makanan, sama dengan atlit lainnya, tidak boleh yang berlemak, karena pembalap diusahakan tidak boleh kelebihan berat badan. Dilarang keras menggunakan NARKOBA, walaupun bisa meningkatkan keberanian, namun bisa berakibat “FATAL”, karena konsentrasi yang berkurang.

Nah, yang terakhir dan cukup penting nih, jangan melakukan hubungan SEX, minimal 10 jam sebelum balapan, karena energi tubuh akan berkurang, yang berakibat menurunnya stamina.